Sabtu, 04 November 2017

Puncak Makau2 (top of Makau2 hill)

There are so many nice hills around singkarak lake. Called Gagoan, Akasia, Ahcmad Sadin, Aua Sarumpun, etc. Each of them has a uniquely view, has a differences phanorama. And this is the AWESOME of SINGKARAK.

Singkarak--- become a largest lake in West Sumatera or Ranah Minang. Singkarak connect two of legancy (kabupaten Tanah Datar and Kabupaten Solok). But fokus study here not about Singkarak, but rather about one of hills of Singkarak, Puncak Makau2. One of the most beautiful hill about Singkarak. Be in a Guguak Malalo, Malalo, Batipuah baruah (Southern Malalo), Tanah Datar, West Sumatera. Puncak Makau2 is a complementary of phanorama Singkarak.

About one hour or up two hours tracking from Padang Panjang by motorcycle and as long as Malalo road, will be able to see a collaboration between wet rice field, Singkarak lake and also how kind of Malalo's people after Malalo or when take Guguak Malalo we will pass through a steep grade with unflawless road and it will blocked our way sometime. But it will no matter, because as long as track will seen of phenomenal view Singkarak lake with Marapi, Sago moutains and also phanorama Bukit Barisan.

Puncak Makau2 or the top of Makau2 hill, give something a phenomenal view. All of Singkarak (come to Tanah Datar and Solok) will apparently seen. There some places like Savannah, composition of granite stones and how green other hill after Makau2. Puncak Makau2 was planned be a paragliding spot in West Sumatera after Puncak Lawang and Puncak Langkisau.
Come and visit West Sumatera, the land was created with tectonic activity. Come and feel how the awesomeness West Sumatera, enjoy every step in land Ranah Bundo Kanduang and enjoy the other culture and feel the uniquely of WEST SUMATERA.

Jumat, 08 September 2017

Pantaiku--Pantai Gajah--Pantai Sampah

Pantai gajah, mungkin umumnya masyarakat sumbar takkan mengetahui pantai yang berada disumbar ini. Tapi bagi mahasiswa yang belajar di Uneliversitas Negeri Padang atau disingkat UNP ini pasti bakal mengetahui pantai yang satu ini  apalagi bagi mahasiswa MIPA, sangat akrab dengan mereka. Bagaimana tidak, kampus mereka yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari bibir pantai ini.


Pantai yang memiliki pasir coklat hingga hitam ini memiliki pemandangan yang lumayang cantik, khususnya bagi mahasiswa yang dulunya tinggal didataran tinggi yang melihat laut jarang. Pantai gajah ini memiliki kekuatan magis apalagi saat sore menjelang, saat aktivitas perkuliahan selesai, berbagai aktivitas dilakukan, ada yang main bola (biasanya cowok dan anak olahraga), Bersantai sambil menikmati pemandangan atau beselfie ria serta tempat Muda mudi yang lagi dilanda asmara.


Salah satu yang paling spesial dari pantai ini adalah pemandangan saat matahari tenggelam, sangat memukau. Memanjakan mata atau apalah namanya.


Tapi, keadaan pantai yang sering dikunjungi mahasiswa ini, pantaiku ini, pantai gajah namanya selalu ditumpuki sampah. Keindahan yang disertai "kejelekan", Inilah pantai gajah yang tak pernah mati oleh mahsiswa dan sampah. 



Senin, 28 Agustus 2017

Melihat lebih dekat keindahan pinggiran singkarak

Kali ini saya akan membahas sekilas mengenai tempat wisata yang sudah terkenal di Sumatera Barat, Indonesia. Tempat wisata yang juga menjadi kebanggaan urang awak, Singkarak-sebuah danau tektonik yang terletak didua kabupaten di Sumatera Barat. 

Terletak memanjang dari kabupaten Tanah Datar hingga kabupaten Solok, danau singkarak berada dijalur lalu lintas dikedua kabupaten ini. Sehingga bisa dinikmati oleh pengendara yang melalui jalur ini.

Riak riak danau memanggil para pengendara untuk beristirahat sejenak melepas penat setelah berkendara jauh, pinggiran danau singkarak menyajikan pemandangan yang luar biasa terlebih saat cuaca bagus dan saat matahari hampir tenggelam, singkarak bakal memanjakan mata dengan deburan ombak kecil yang menampar lembut pantai danau ini.
Melihat nelayan yang mendayung sampannya membuat irama alam dan manusia begitu harmonis, bagaimana alam begitu berjasa bagi kelangsungan hidup manusia.

Bisingnya lalu lintas tak akan menghambat dan mengurangi keindahan danau satu ini, danau terbesar di daerah Sumbar ini adalah Bukti bahwa Tuhan sangat menganugrahi tanah ini dengan sempurna.

Minggu, 27 Agustus 2017

Mahek--- Negeri Impian yang entah kapan dijejaki

Mendengar Kata mahek saya kembali memutar kenangan tahun 2011. Saat itu seorang senior menyebutkan bahwa ada sebuah daerah di Lima puluh koto sana yang masih sangat terisolir, bayangkan saja Mobil hanya sekali seminggu saja. Penasaran saya langsung bertanya pada mbah yang jarang bikin kecewa, mbah Google namanya. Benar saja saya mendapatkan informasi yang lebih dari perkiraan saya.

Dari mbah Google saya mendapatkan pengetahuan yang baru tentang mahek khususnya dan Sumbar umumnya. Dari awal saya berpendapat bahwa pariangan lah desa pertama di wilayah sumbar, tapi terbantahkan dengan hadirnya mahek dalam kancah pikiran saya.
Mahek memendam saksi sejarah tentang kampuang tertua di sumbar. Adanya peninggalan menhir adalah saksinya, sebuah situs megalitik dari masa lampau. Dan dari mbah Google saya juga mendapat tambahan ilmu bahwa setiap menhir mengarah kepada gunung sago, sebuah lambang bahwa masyarakat zaman itu menghormati gunung sago sebagai tempat bersemayamnya nenek moyang. Begitu pentingnya gunung sago oleh mereka saat itu.
Membaca satu demi satu artikel, menambah keinginan saya untuk bisa menapaki kaki di tanah tersebut, tapi sampai saat ini bagian dari wilayah Lima puluh koto tersebut hanya menjadi impian yang tercapai, situs megalitik masih ada dalam angan angan yang jauh panggang dari apai. Hehe.
Hope one day....
My hope never die....